Desain gambar Rumah klasik Mediterania

Apr - 18
2017

Desain gambar Rumah klasik Mediterania

Gaya arsitektur Mediterania berasal dari bangunan-bangunan Mediterania di jaman dahulu. Gaya bangunan jaman dahulu kebanyakan dibuat atas landasan geografis. Kondisi geografis Yunani, yakni daerah dimana gaya arsitektur ini berasal, cenderung sejuk dengan intensitas matahari sedang dan terpaan angin yang cukup tinggi. Untuk itulah, struktur bangunan Mediterania ini dibuat agar tahan di daerah yang berangin seperti di Yunani.

Kota Bekasi adalah salah satu Kota penyangga Jakarta, dan termasuk kawasan Metropolitan. Yunus menyatakan bahwa kawasan megapolitan merupakan kawasan kota yang secara spasial sangat luas sebagai akibat tergabungnya kota-kota yang ada secara berdampingan atau bersebelahan (Yunus, 2006). Berdasarkan kedua konsep tersebut, Jakarta sudah berada dalam tahapan perkembangan dari kota metropolitan menjadi kota megapolitan. Seiring dengan proses tersebut disamping dampak buruk sosial, ada sisi positif dari proses ini yaitu meningkatkan tingkat pendapatan ekonomi di kawasan penyangga Jakarta ini, termasuk tinggi nya minat pada rumah mewah. Maka kami telah membuat beberapa desain gambar rumah klasik mediterania, sesuai permintaan dari klien kami, Di bawah adalah contoh contoh gambar 3dimensi.

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Hal lain yang mendapat pengaruh dari kondisi iklim geografis Yunani adalah pemilihan warna-warna dekorasinya yang cenderung lembut dan pucat sesuai dengan kondisi iklim yang sejuk. Warna-warna yang terinspirasi dari alam yakni warna putih yang berasal dari pasir pantai, warna biru dan hijau yang berasal dari laut.

Sedangkan warna coklat kemerah-merahan dan kuning pucat yang juga sangat melekat pada gaya arsitektur Mediterania, khususnya yang berasal dari Spanyol, merupakan representasi dari gurun yang berada di bagian selatan. Sehingga, secara keseluruhan warna-warna yang digunakan pada arsitektur Mediterania ini mengadopsi warna alam.

Secara umum, ada 3 tipe arsitektur Mediterania, yakni ala Italia, Yunani, dan Spanyol. Masing-masing tipe memiliki ciri khas yang membedakannya dari satu tipe dengan tipe yang lain. Arsitektur Mediterania ala Italia misalnya, arsitektur ini banyak menerapkan lantai marmer, penyangga langit-langit/plafon yang terbuat dari kayu, serta penggunaan kandelar berbahan besi yang dipasang menggantung di langit-langit. Kemudian, furnitur yang ada di dalam rumah biasanya berukuran besar, dilapisi dengan kain atau plastik, dan meja atau kursinya dibuat dengan banyak pahatan dan ornamen.

Barang-barang gerabah dan keramik seperti vas bunga dan guci juga banyak menghiasi rumah bergaya Mediterania ala Italia ini.

Arsitektur klasik adalah gaya bangunan dan teknik mendesain yang mengacu pada zaman klasik Yunani, seperti yang digunakan di Yunani kuno pada periode Helenistik dan Kekaisaran Romawi. Dalam sejarah arsitektur, Arsitektur Klasik ini juga nantinya terdiri dari gaya yang lebih modern dari turunan gaya yang berasal dari Yunani.

Saat orang berpikir tentang arsitektur klasik, umumnya mereka berpikir sebuah bangunan yang terbuat dari kayu, batu, dll. Dalam beberapa kasus hal tersebut benar, namun arsitektur klasik juga banyak memiliki napas modern dan desain gedung yang rumit. Misalnya, atap, tiang, bahkan struktur batu atau marmer dibuat dengan detail sempurna.

 

Langgam Arsitektur Klasik muncul bersamaan dengan dimulainya peradaban tulisan secara formal. Belum ditemukan secara spesifik kapan era ini dimulai maupun berakhir. Namun, jenis langgam ini banyak dijumpai di benua Eropa. Dalama beberapa alasan, jenis arsitektur ini dibangun dengan tiga tujuan: sebagai tempat berlindung (fungsi rumah tinggal, sebagai wadah penyembahan Tuhan (fungsi rumah peribadatan) dan tempat berkumpul (balai kota, dsb). Untuk alasan kedua dan ketiga inilah bangunan ini dibuat sedetail mungkin dan seindah mungkin dengan memberi ornamen-ornamen hiasan yang rumit.

Seiring waktu berlalu, bangunan menjadi lebih rumit dan lebih rinci. Beberapa peradaban yang tumbuh dari batu dan lumpur turut memperkaya ragam bentuk Arsitektur Klasik, misalnya candi dan kuburan orang-orang Mesir.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Jasa Arsitek Professional dan Hemat Call : 082138863000 - 087738246300Whatsapp